Cara mengamankan Sistem Komputer agar Aman

Saat ini, semakin banyak orang menggunakan komputer mereka untuk segala hal mulai dari komunikasi hingga perbankan online dan berinvestasi hingga berbelanja.

Karena kami melakukan hal-hal ini secara teratur, kami membuka diri terhadap calon peretas, penyerang, dan peretas. Sementara beberapa orang mungkin mencari informasi pribadi dan identitas Anda untuk dijual kembali.

Yang lain hanya ingin menggunakan komputer Anda sebagai platform untuk menyerang target tidak dikenal lainnya.

Berikut ini beberapa langkah mudah dan hemat biaya yang dapat Anda lakukan untuk membuat komputer Anda lebih aman.

1- Buat selalu salinan cadangan informasi penting dan simpan di tempat aman yang terpisah dari komputer Anda.
2- Perbarui dan perbaiki sistem operasi, browser web, dan perangkat lunak sesering mungkin. Jika Anda memiliki sistem operasi Windows, mulailah dengan membuka www.windowsupdate.microsoft.com dan menjalankan wizard pembaruan. Program ini akan membantu Anda menemukan patch terbaru untuk PC Windows Anda. Kunjungi juga www.officeupdate.microsoft.com untuk menemukan patch yang memungkinkan untuk program Office.
3. Pasang firewall. Tanpa firewall yang bagus, virus, worm, trojan, malware, dan adware dapat dengan mudah mengakses komputer Anda dari Internet. Pertimbangkan manfaat dan perbedaan antara program firewall berbasis perangkat keras dan perangkat lunak.
4- Tinjau browser dan pengaturan email Anda untuk keamanan maksimum. Mengapa Anda harus melakukan ini? Peretas sering kali menggunakan Active-X dan JavaScript untuk menanamkan malware ke komputer Anda. Meskipun cookie relatif tidak berbahaya dalam hal keamanan, cookie masih melacak pergerakan Anda di Internet untuk membuat profil untuk Anda. Minimal, setel setelan keamanan Anda untuk “Zona Internet” ke “tinggi”, dan “situs tepercaya” ke “sedang rendah”.
5. Instal perangkat lunak anti-virus dan atur pembaruan otomatis sehingga Anda menerima versi terbaru.
6- Jangan buka lampiran email yang tidak dikenal. Hanya mengetahui alamat asalnya saja tidak cukup, karena banyak virus dapat menyebar dari alamat yang sudah dikenal.
7- Jangan menjalankan program sumber yang tidak dikenal. Selain itu, jangan kirimkan jenis program ini ke teman dan rekan kerja karena berisi cerita atau lelucon yang lucu atau lucu. Ini mungkin berisi kuda Troya yang menunggu untuk menginfeksi komputer Anda.
8. Nonaktifkan ekstensi nama file yang tersembunyi. Secara default, Windows diatur ke “menyembunyikan ekstensi file untuk jenis file yang dikenal.” Nonaktifkan opsi ini agar ekstensi file ditampilkan di Windows. Beberapa ekstensi file akan tetap tersembunyi, secara default, tetapi Anda mungkin akan melihat ekstensi file yang tidak biasa yang bukan miliknya.
9- Matikan komputer dan putuskan koneksi jaringan jika tidak menggunakan komputer. Seorang peretas tidak dapat menyerang komputer Anda ketika Anda tidak terhubung ke jaringan atau komputer mati.
10- Pertimbangkan untuk membuat boot disk pada floppy disk jika komputer Anda rusak atau diretas oleh malware. Jelas, Anda perlu mengambil langkah ini sebelum Anda mengalami pelanggaran sistem yang bermusuhan.

Sedang Trending :  Apa itu Sistem Deteksi Intrusi ?