6+ Langkah Cara Download WhatsApp Versi Lama untuk Perangkat Android

Kak Rey

6+ Langkah Cara Download WhatsApp Versi Lama untuk Perangkat Android
6+ Langkah Cara Download WhatsApp Versi Lama untuk Perangkat Android

lingkarberita.com – Pernah nggak sih kamu ngerasa WhatsApp terlalu berat atau nggak cocok sama gadget kamu? Atau, mungkin kamu lebih suka pakai versi lama WhatsApp? Kamu nggak sendirian, loh! Banyak orang menghadapi masalah yang sama dan lagi nyari solusinya.

Di zaman digital kayak sekarang, WhatsApp jadi bagian penting dari cara kita berkomunikasi sehari-hari. Tapi, nggak semua gadget bisa ngejalanin versi terbaru WhatsApp. Di sisi lain, pakai versi lama juga punya risikonya, terutama soal keamanan.

Jadi, yuk langsung aja kita bahas!

6+ Langkah Cara Download WhatsApp Versi Lama untuk Perangkat Android
6+ Langkah Cara Download WhatsApp Versi Lama untuk Perangkat Android

Alasan Mengunduh Versi Lama WhatsApp

Nah, ada beberapa alasan yang masuk akal buat keputusan ini.

  1. Kompatibilitas Perangkat

Salah satu alasan penting soal kompatibilitas. Nggak semua gadget bisa handle versi WhatsApp terbaru dengan baik. Contohnya, WhatsApp terbaru butuh Android Lollipop atau yang lebih baru, dan buat iPhone, iOS 12 ke atas.

Jadi, kalo kamu punya ponsel tua, mungkin versi lama WhatsApp cocok buat kamu.

  1. Kinerja Perangkat

Alasan lainnya lihat dari kinerja perangkat. WhatsApp terbaru bisa bikin ponsel dengan spesifikasi rendah terasa berat. Kalo ponselmu punya RAM atau penyimpanan terbatas, mungkin versi lama WhatsApp bisa jadi pilihan yang lebih enteng.

  1. Kenyamanan Pengguna

Kadang-kadang, kita lebih nyaman sama yang udah kita kenal, kan? Ini juga berlaku buat WhatsApp. Ada yang ngerasa lebih nyaman sama tampilan dan fitur versi lama WhatsApp.

Tapi, ingat ya, pakai versi lama WhatsApp juga punya risiko, terutama soal keamanan. Versi terbaru biasanya punya pembaruan keamanan yang penting.

Cara Download WhatsApp Versi Lama

Mau balik ke versi lama WhatsApp? Gak masalah, kami bakal bantu kamu langkah-langkahnya.

Tapi perhatian, selalu ada risiko keamanan kalo pakai versi lama aplikasi. Jadi, hati-hati ya!

  1. Cari File APK: Pertama, cari file APK dari versi lama WhatsApp. Situs kayak APKMirror atau Uptodown oke buat nyari. Di situ, pilih versi WhatsApp yang sesuai sama gadget kamu.
  2. Unduh File APK: Setelah nemuin versi yang kamu mau, klik link unduh yang ada. File APK bakal keunduh ke gadgetmu.
  3. Aktifkan Instalasi dari Sumber yang Gak Dikenal: Sebelum instal file APK, ubah dulu satu pengaturan. Buka Pengaturan di gadgetmu, trus ke bagian Keamanan. Di situ, cari opsi “Sumber tidak dikenal” atau “Unknown sources” dan nyalain.
  4. Instal File APK: Lanjutnya, buka file manager di gadgetmu, cari file APK yang baru diunduh, dan ketuk buat mulai proses instalasi. Pilih “Instal” dan tunggu sampe selesai.
  5. Jalankan WhatsApp Versi Lama: Setelah instalasi selesai, buka aplikasi WhatsApp yang baru aja diinstal. Ikutin proses verifikasi dengan masukin nomor teleponmu.
  6. Kembalikan Data: Kalo sebelumnya udah backup data chat WhatsApp, kamu bisa pulihkan datanya waktu pakai versi lama. Ikutin petunjuk dari aplikasi buat restore data chatmu.

Pentingnya Backup Data

Backup Data Chat. Ini tuh penting banget, buat hindari kehilangan info penting. Nah, berikut caranya:

  1. Buka Pengaturan WhatsApp: Pertama, buka WhatsApp dan tap ikon titik tiga di pojok kanan atas. Pilih “Pengaturan” dari menu yang muncul.
  2. Pergi ke Cadangan Chat: Di dalam menu “Pengaturan”, tap “Chat”, terus pilih “Cadangan Chat”. Di sini, kamu akan nemuin semua opsi buat backup.
  3. Lakukan Backup: Di menu “Cadangan Chat”, kamu bakal lihat tombol “CADANGKAN”. Tekan itu buat mulai backup data chatmu.
  4. Simpan Backup di Google Drive: Kalo mau backup-mu aman, bisa simpen di Google Drive. Pilih “Cadangkan ke Google Drive”, atur frekuensi backup, dan pilih akun Google yang mau kamu pake.
  5. Pakai Wi-Fi buat Backup: Ingat, file backup bisa gede dan mungkin pake banyak data. Jadi, lebih baik pakai Wi-Fi waktu backup ke Google Drive buat hindari biaya data tambahan.
  6. Backup Manual: Kalo suka backup manual, boleh banget! Lakukan langkah-langkah di atas kapan aja kalo butuh backup.

Dengan langkah-langkah ini, data chat WhatsApp-mu bakal aman.

Perbedaan Antara Versi Lama dan Versi Terbaru WhatsApp

Penasaran pengen tau bedanya versi lama sama versi terbaru WhatsApp? Ayo, kita bahas!

  1. Fitur Multi Device: Di versi terbaru WhatsApp, ada fitur keren namanya multi device. Kamu bisa tetap login ke WhatsApp Web, bahkan kalo ponselmu mati atau nggak ada koneksi internet. Praktis banget, kan?
  2. Pratinjau Link: Versi terbaru WhatsApp ngedapetin sedikit perubahan soal pratinjau link di WhatsApp Web. Sekarang, fitur ini nggak lagi ada di situ, tapi masih ada di WhatsApp Desktop.
  3. Fitur Baru: Banyak fitur baru yang ditawarkan versi terbaru, loh. Ada mode malam, setting privasi yang lebih oke, sampe bisa atur nada dering khusus buat obrolan grup. Plus, sekarang lebih gampang lihat tautan dan file yang dibagikan di obrolan grup.
  4. Dukungan Sistem Operasi: Ini penting, WhatsApp versi terbaru nggak lagi support sistem operasi lawas. Jadi, pastiin sistem operasimu cukup baru buat bisa nikmatin WhatsApp versi terkini.
  5. Kompatibilitas dengan Perangkat Lama: Kalo ponselmu udah agak tua, mungkin bakal ada masalah kompatibilitas sama versi terbaru WhatsApp. Versi terbaru nggak lagi support beberapa sistem operasi dan perangkat lama.
  6. Fitur Saluran: Ini baru nih, WhatsApp versi terbaru punya fitur Saluran. Ini bisa buat selebriti atau tokoh publik sebar info ke pengikutnya. Cukup menarik buat diikuti!

Potensi Risiko Keamanan

Ketika kamu memutuskan buat pakai versi lama WhatsApp, ada beberapa risiko keamanan yang mungkin bakal kamu hadapi. Yuk, kita bahas beberapa dari mereka:

  1. Celah Keamanan: Versi lama WhatsApp sering punya celah keamanan yang belum diperbaiki. Misalnya, ada versi yang punya celah keamanan yang parah banget. Bayangin aja, kalo kamu terima video call yang isinya kode berbahaya, hacker bisa kirim kode itu ke ponselmu! Atau, pas kamu putar video yang dikirim, kode berbahaya bisa masuk ke ponselmu. Risiko ini serius banget dan bisa berdampak besar.
  2. Malware: Keamanan di WhatsApp Web nggak seketat di aplikasi ponsel. Ini sering dimanfaatin sama penjahat cyber. Mereka bisa sebarin software berbahaya yang pura-pura jadi aplikasi desktop WhatsApp. Kalo kamu kecolongan download dan instal, bisa aja komputermu kena malware.
  3. Pembaruan Keamanan: WhatsApp selalu usaha update aplikasinya buat perbaiki celah keamanan dan tambah fitur keamanan baru.Kalo kamu nggak update aplikasimu, bisa kelewatan pembaruan-pembaruan penting ini.
  4. Aplikasi Palsu: Hati-hati sama aplikasi tiruan kayak GB WhatsApp. Meskipun nawarin fitur ekstra, tapi keamanannya gak terjamin.WhatsApp gak tanggung jawab atas keamanan aplikasi semacam ini. Buat kurangin risiko ini, disarankan selalu pakai versi terbaru WhatsApp.

Pastiin juga buat download aplikasi dari sumber yang resmi dan terpercaya. Dan tentu aja, selalu hati-hati sama link dan file yang kamu terima biar nggak kena malware atau serangan phishing.

Semoga bermanfaat!

Artikel Terkait

Bagikan: