​​​​​​​6+ Langkah Cara Mendapatkan Sertifikat TKDN

Kak Rey

​​​​​​​6+ Langkah Cara Mendapatkan Sertifikat TKDN
​​​​​​​6+ Langkah Cara Mendapatkan Sertifikat TKDN

lingkarberita.com – Hai teman-teman! Ada hal seru nih yang pengen kami ceritain sama kamu hari ini. Pernah denger tentang Sertifikat TKDN? Nah, di sini, kita bakal bahas semua tentang TKDN dengan gaya yang santai. Siap-siap buat petualangan menarik ini?

Sertifikat TKDN itu penting banget, nggak boleh dianggap remeh. Dia tuh kunci buat membuka pintu peluang besar di dunia bisnis.

Di artikel ini, kita bakal jelasin apa itu TKDN, gimana cara dapetinnya, plus semua keuntungan dan dampak yang bisa kamu dapatkan di dunia bisnis. Jadi, yuk mulai petualangan ini bareng-bareng dan temukan semua hal penting tentang sertifikat TKDN.

Siap-siap buat ngelihat dunia baru dan peluang keren di dunia bisnis pake sertifikat TKDN.

​​​​​​​6+ Langkah Cara Mendapatkan Sertifikat TKDN
​​​​​​​6+ Langkah Cara Mendapatkan Sertifikat TKDN

Apa Itu TKDN?

Jadi, TKDN itu singkatan dari Tingkat Komponen Dalam Negeri. Gampangnya, TKDN itu kayak ukuran yang digunakan pemerintah buat ngecek seberapa banyak barang atau jasa yang dibuat dari bahan dalam negeri, mulai dari bahan baku sampe komponennya.

Jadi, TKDN ini kayak ‘skor’ yang nunjukin seberapa banyak kita manfaatin sumber daya dalam negeri buat bikin produk atau jasa.

Contohnya, kalo kita bikin kue donat. TKDN-nya tinggi kalo kita pake telur, gula, dan tepung yang semuanya dari Indonesia. Tapi, kalo kita pake coklat impor sebagai topping, TKDN-nya bakal lebih rendah.

Kenapa TKDN Penting?

Pertama, TKDN tujuannya buat dorong penggunaan bahan baku lokal. Jadi, kita bisa kurang tergantung sama barang impor dan bantu pertumbuhan ekonomi kita sendiri. Bayangin kalo semua donat yang kita makan pake coklat buatan Indonesia, bukan impor. Pasti petani coklat kita banyak yang seneng, kan?

Kedua, TKDN juga buat dukung perkembangan industri dalam negeri. Dengan mendorong perusahaan buat pake bahan baku lokal, pemerintah harap industri kita bisa tumbuh dan berkembang. Siapa tahu, donat kita bisa terkenal dan laku dijual sampe ke luar negeri kan?

Fungsi Sertifikat TKDN

Mungkin kamu kepikiran, “Sertifikat TKDN tuh buat apa sih?” atau “Kenapa perusahaan pada berlomba-lomba buat dapatin sertifikat ini?” Nah, ayo kita bahas lebih lanjut!

Manfaat Sertifikat TKDN

Sertifikat TKDN itu kaya medali emas buat atlet yang abis lomba. Ini bukan cuma sertifikat biasa, tapi ini adalah bukti bahwa produk atau jasa yang kamu hasilkan pake bahan dari dalam negeri. Jadi, ini dia beberapa manfaat punya sertifikat TKDN:

  1. Buka Pintu Buat Proyek Pemerintah: Dengan punya sertifikat TKDN, peluang perusahaanmu ikutan proyek-proyek pemerintah jadi lebih besar. Kenapa? Soalnya pemerintah lebih suka pilih perusahaan yang pake bahan lokal.
  2. Nunjukin Komitmen Buat Ekonomi Lokal: Sertifikat TKDN bisa jadi bukti bahwa perusahaanmu peduli sama ekonomi lokal. Ini bisa naikin reputasimu di mata konsumen dan partner bisnismu.
  3. Meningkatkan Daya Saing: Produk atau jasa yang punya sertifikat TKDN biasanya lebih digemari konsumen lokal. Jadi, sertifikat ini bisa nambah daya saingmu di pasar.

Cara Mendapatkan Sertifikat TKDN

1. Proses Mendapatkan Sertifikat TKDN

Persyaratan yang Dibutuhkan

Pertama, ada beberapa syarat yang harus kamu lengkapi sebelum bisa dapet sertifikat TKDN.

Tiap produk dan industri bisa punya syarat yang beda-beda, tapi secara umum, ini beberapa hal yang biasanya perlu kamu siapin:

  1. Identitas Perusahaan: Nama, alamat, dan info kontak perusahaan. Jangan lupa dokumen penting kayak Akta Pendirian dan NPWP.
  2. Detail Produk atau Jasa: Kasih detail tentang produk atau jasa yang mau kamu sertifikasi, termasuk spesifikasi dan bahan-bahannya.
  3. Bukti Pake Bahan Baku Lokal: Tunjukin bukti kalo produk atau jasamu pake bahan dari dalam negeri. Biasanya bisa faktur pembelian atau kontrak sama supplier lokal.

Langkah Proses Sertifikasi

Setelah persiapkan syarat di atas, sekarang waktunya buat mulai proses sertifikasi. Ini langkah-langkah yang biasanya dilalui:

  1. Pendaftaran: Daftar perusahaan dan produk atau jasamu ke lembaga yang berwenang. Di Indonesia, biasanya Kementerian Perindustrian yang ngurusin.
  2. Verifikasi: Setelah daftar, tim verifikasi bakal cek semua dokumen dan bukti yang kamu kasih. Mereka mungkin juga bakal inspeksi atau audit ke tempat produksimu.
  3. Sertifikasi: Kalo semua lancar dan produkmu memenuhi standar TKDN, selamat! Kamu bakal dapet sertifikat TKDN buat produk atau jasamu!

2. Pelaksanaan Verifikasi TKDN

Verifikasi itu langkah penting dalam proses sertifikasi TKDN. Tanpa verifikasi, lembaga sertifikasi nggak bisa tahu bener atau nggak klaimmu soal pake bahan baku lokal itu benar.

Proses Verifikasi

  1. Cek Dokumen: Tim verifikasi bakal lihat semua dokumen yang kamu kirim pas daftar. Mereka bakal pastiin data dan info yang kamu kasih valid dan sesuai persyaratan.
  2. Inspeksi atau Audit: Selanjutnya, mungkin bakal ada inspeksi atau audit ke tempat produksimu. Biar mereka bisa pastiin kalo proses produksi dan bahan baku yang kamu pake sesuai dengan yang di dokumen.
  3. Uji Sampel Produk: Kadang, mungkin juga bakal uji sampel produk. Ini buat pastiin produkmu memenuhi standar kualitas dan TKDN.
  4. Laporan Hasil Verifikasi: Setelah semua proses selesai, tim verifikasi bakal bikin laporan hasil verifikasi. Kalo semuanya oke, kamu bakal lanjut ke langkah selanjutnya, yaitu dapetin sertifikat!

Pentingnya Verifikasi TKDN

Verifikasi itu penting banget dalam proses sertifikasi TKDN. Tanpa verifikasi, kita nggak akan tahu produk atau jasa itu beneran pake bahan baku lokal atau nggak. Jadi, proses ini penting buat pastiin keaslian dan kredibilitas sertifikat TKDN.

Selain itu, verifikasi juga bikin transparansi dan kepercayaan buat konsumen. Dengan verifikasi, konsumen bisa yakin kalo produk atau jasa yang mereka beli beneran dukung ekonomi lokal, sesuai klaim perusahaan.

3. Pendaftaran Sertifikat TKDN

Apa aja dokumen yang dibutuhkan? Yuk, kita cari tahu!

Cara Pendaftaran Online

Beruntungnya, di zaman digital ini, kamu bisa daftar sertifikat TKDN secara online. Ini dia langkah-langkahnya:

  1. Kunjungi Website Resmi: Pertama, kunjungi website resmi lembaga yang tangani TKDN di Indonesia, yaitu Kementerian Perindustrian.
  2. Buat Akun: Kamu akan diminta buat akun dulu. Pastiin isi semua info yang diperlukan dengan benar.
  3. Isi Formulir Pendaftaran: Setelah buat akun, isi formulir pendaftaran sertifikat TKDN. Lengkapin semua info dengan jujur.
  4. Upload Dokumen: Selanjutnya, upload dokumen-dokumen yang diperlukan. Pastiin dokumennya lengkap dan jelas.
  5. Tunggu Verifikasi: Setelah upload dokumen, tinggal nunggu. Tim dari Kementerian Perindustrian bakal verifikasi pendaftaranmu.

Dokumen yang Dibutuhkan

Waktu pendaftaran, ada beberapa dokumen yang harus kamu siapin. Berikut beberapa di antaranya:

  1. Identitas Perusahaan: Nama, alamat, dan info kontak. Jangan lupa sertakan dokumen penting kayak Akta Pendirian dan NPWP.
  2. Info Produk atau Jasa: Kasih detail tentang produk atau jasa yang mau kamu sertifikasi, termasuk spesifikasinya dan bahan-bahannya.
  3. Bukti Pake Bahan Baku Lokal: Tunjukin bukti kalo produk atau jasamu pake bahan dari dalam negeri. Biasanya bisa faktur pembelian atau kontrak sama supplier lokal.

Artikel Terkait

Bagikan: